Jumat, 10 Januari 2014

Pendidikan Diniyah Bukan Sebagai Pelengkap




Pendidikan diniyah atau keagamaan bukan lagi sebagai pelengkap tetapi sudah menjadi keharusan. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh T Saifuddin TA pada pembekalan ilmu Al Quran bagi 200-an guru se-Kota Banda Aceh di Banda Aceh, Kamis (9/1/2014).
"Harus diingat, pendidikan diniyah ini sudah menjadi keharusan dan terintegrasi dalam lembaga pendidikan yang ada sekarang ini," katanya.
Dia mengatakan dengan adanya pendidikan diniyah yang diajarkan kepada anak didik di berbagai jenjang pendidikan, maka visi Banda Aceh sebagai model kota madani, tentu akan cepat terwujud.
"Dengan adanya pendidikan diniyah ini, kita dapat memperkuat iman dan ketakwaan bagi anak didik sebagai generasi muda penerus bangsa," ungkapnya.
Ke depan, kata dia, anak didik di Kota Banda Aceh, mulai sekolah dasar hingga menengah atas wajib mampu membaca Al Quran secara baik dan benar.
"Kemampuan baca Al Quran di sekolah ini akan diberlakukan dalam sistem pendidikan di Kota Banda Aceh. Artinya, uji baca Al Quran masuk salah satu mata pelajaran yang akan diuji," kata dia.
Menyangkut pembekalan ilmu Al Quran kepada pada guru, T Saifuddin TA mengatakan kegiatan itu untuk meningkatkan kapasitas para guru diniyah atau agama Islam.
"Para guru diniyah atau agama Islam ini harus memiliki misi menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup dan visi membangun peradaban bangsa dengan Al Quran," katanya.
Sumber: Antara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar