Senin, 18 Februari 2013

Ditemukan 1000 Peluru di Lahan Pelatihan Teroris Poso

 

Aparat dari Polres Poso dan tim Inafis Polda Sulawesi Tengah mengamankan puluhan barang bukti dari sebuah lahan yang diduga kuat menjadi pelatihan teroris kelompok Poso di pegunungan Koronjobu, Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah.
Pada Rabu, 12 Desember, lokasi tersebut digerebek polisi untuk mencari kelompok sipil bersenjata. Sempat terjadi baku tembak selama satu jam. Seorang terduga teroris berhasil ditangkap. Dari tangan orang tersebut, disita pistol jenis FN dan revolver berikut lebih dari 1.000 butir amunisi.
Dalam olah TKP, polisi mengamankan 66 barang-barang yang ditinggalkan kelompok bersenjata tersebut. Di antara barang-barang tersebut terdapat baju loreng, sebuah chan shew atau senso kayu, gulungan kabel, dan sepatu. Selain itu polisi juga menemukan sebuah KTP dan uang sebesar Rp252 ribu.
Barang-barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Poso pada Kamis malam kemarin. Sementara, dua pistol dan 1.000 lebih amunisi berbagai kaliber langsung dibawa ke Mapolda Sulteng di Kota Palu.
Sebelumnya, Brimob Mabes Polri dan Polda Sulteng menggelar patroli di sekitar wilayah Poso. Patroli menyusuri pengunuhan Koronjobu digelar sejak pukul 10.30 WIT.
“Petugas mendapatkan adanya aktivitas mencurigakan, yaitu aktivitas sekelompok orang yang pernah membuka lahan. Setelah diintai di antara warga ini memiliki senjata api,” jelas Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/12).
Menurut Boy, aktivitas yang dilakukan sekelompok orang tersebut dilakukan di atas lahan milik warga setempat, Muhrin. “Dari pemeriksaan dia tidak tahu kalau lahan yang terletak jauh dari rumahnya itu akan digunakan menjadi tempat pelatihan teror,” papar Boy. (sf).


Sumber: Lazuardi Birru



Tidak ada komentar:

Posting Komentar