Kamis, 11 April 2013

Oposisi Menolak Hasil Pertemuan Ibrahimi dan Asad

 


Utusan internasional Akhdhar Ibrahimi bertemu dengan Presiden Suriah Basyar Asad dalam kunjungannya ke Damaskus. Ibrahimi belum menjelaskan hasil pertemuan tersebut tapi hanya memberi pernyataan secara umum.

“Kami membicarakan tentang kondisi di Suriah secara umum, dan saya mengemukakan pendapat saya mengenai solusi untuk mengakhiri konflik di Suriah,” ujarnya.

Ibrahimi mengatakan kondisi di Suriah masih tetap buruk, namun sebelum pengumuman secara resmi hasil pertemuan tersebut, pihak oposisi sudah menolaknya. Mereka tetap menolak semua usaha yang selama ini dilakukan, yaitu membentuk pemerintahan  sementara yang diterima oleh kedua belah pihak yang bertikai, dengan syarat Asad tetap di tampuk pemerintahan tapi tidak memiliki peran sampai 2014.

Pemimpin persatuan oposisi Ahmad Mu’adz Khatib mengatakan pemimpin persatuan oposisi menolak secara langsung solusi ini. menurut mereka keberadaan Basyar Asad di pemerintahan Suriah baik memiliki peran atau tidak merupakan hal yang tidak diinginkan oleh rakyat Suriah. Dia malah balik bertanya, “Apakah setelah 20 bulan pengorbanan dan darah rakyat Suriah, kemudian datang orang yang mengatakan kondisi ini akan berlanjut sampai awal tahun 2014?” ujarnya.

Al-Khatib menegaskan bahwa semua solusi yang bertujuan menyelamatkan pemerintahan tidak akan diterima. Pihaknya akan menolak semua solusi yang tidak dimulai dengan pelengseran Basyar Asad. Khatib juga menyinggung pembataian di Halfaya, dan menyebutkan bahwa pembataian di Halfaya bukan sekadar pembataian, tapi merupakan surat yang dikirim oleh semua pemimpin pemerintahan sekarang, yang intinya, kalian mati semua atau kalian akan menerima perbudakan yang akan wajibkan bagi kalian? Dan kami memilih merdeka meski jalan ke sana masih panjang.

Setelah kembali ke tempat penginapannya di Hotel Seraton yang ada di Damaskus Ibrahim mengatakan, dirinya berharap semua pihak berjalan ke arah solusi yang diharapkan oleh semua rakyat Suriah dan semuanya berusaha ke arah sana.

“Saya merasa terhormat bisa bertemua dengan Basyar Asad, kami berbicara banyak mengenai masalah-masalah yang terjadi di Suriah saat-saat sekarang ini, dan kami juga membahas langkah-langkah yang bisa kami ambil sebagai solusi di masa yang akan dating,” katanya.

“Saya juga menyampaikan apa yang saya lihat di luar dalam beberapa pertemuan yang saya lakukan dengan beberapa pemimpin-pemimpin, baik di kawasan Timur Tengah maupun pemimpin-pemimpin di luar kawasan ini, saya juga menyampaikan langkah-langkah yang bisa diambil sebagai solusi untuk membantu rakyat Suriah keluar dari konflik ini,” imbuhnya.

Sumber: Lazuardi Birru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar